Usia Ideal Untuk Menikah Menurut BKKBN

Usia Ideal Menikah Menurut BKKBN

Fenomena negara indonesia saat ini adalah kebanyakan penduduk mengabaikan aturan usia menikah dan pentingnya pendidikan. Saat ini banyak anak yang menikah setelah lulus sekolah SMA/SMK , bahkan keluar dari sekolah kemudian menikah. Keadaan ini menjadi hal yang memprihatinkan, sehingga perlu untuk diberikan pengarahan yang tepat. Karena akan berdampak negatif untuk dirinya sendiri dan juga negara Indonesia yang semakin hari penduduknya semakin bertambah banyak. Sedangkan negara Indonesia sedang berusaha untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan menerapkan program keluarga berencana oleh BKKBN.

Dampak Negatif Pernikahan Di Bawah Usia Ideal

Menikah adalah suatu hal yang memang diwajibkan untuk dilaksanakan, terutama dalam perintah  agama. Akan tetapi dalam menikah kita harus sudah memiliki persiapan yang matang. Baik dari segi fisik maupun psikis, metal kita harus sudah siap dan pemikiran juga harus bisa lebih dewasa. Dimana kesiapan tersebut akan ada dan terbentuk ketika wanita berusia 20 sampai 25 tahun dan laki-laki diusia 25 sampai 30 tahun. Oleh sebab itu sebaiknya menikahlah diusia ideal tersebut, karena jika di bawah usia ideal akan memberikan dampak negatif, diantaranya sebagai berikut :

1. Pendidikan Menjadi Terhambat

Pernikahan di bawah usia ideal sering disebut pernikahan dini akan berdampak pada pendidikan yang menjadi terhambat. Contohnya adalah saat anak ingin melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi kemungkinan kecil untuk bisa tercapai, karena sudah memiliki tanggung jawab dan tugas lebih banyak setelah menjalani pernikahan. Hal tersebut membuat semangat belajar anak menjadi menurun dan pemikirannya pun sudah bercabang-cabang sehingga kurang fokus untuk menjalani pembelajaran dan pendidikan.

2. Timbul Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Anak usisa dini belum memiliki pemikiran yang lebih dewasa dan matang, sehingga masih memiliki sifat egois dan mudah marah yang tinggi. Sedangkan dalam berkeluarga pasti akan ada suatu masalah-masalah yang harus diselesaikan dengan pemikiran yang dewasa. Karena jika tidak maka masalah tersebut akan menjadi besar bahkan bisa berujung pertengakaran yang menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga. Oleh sebab itu sebaikya jangan menikah di usia dini agar mampu berfikir dewasa dan tidak tibul kekerasan dalam rumah tangga.

3. Banyak Anak Yang Menjadi Terlantar

Pasangan yang menikah di usia dini biasanya cenderung akan melahirkan banyak anak, karena tidak menjalankan program keluraga berencana. Sehingga membuat banyak anak yang tidak tercukupi kebutuhannya dan membuat banyak anak menjadi ditelantarkan oleh orang tuanya bahkan sampai diberikan kepada orang lain. Hal ini juga akan mengakibatkan jumlah penduduk negara Indonesia semakin meningkat dan program keluarga berencana yang di selenggarakan oleh BKKBN menjadi tidak terlaksana.

4. Timbulnya Banyak Pekerja Anak-Anak

Saat anak menikah di usia muda atau saat masih sekolah membuat mereka menjadi berhenti sekolah dan sudah harus menjalankan tugas dalam rumah tangganya. Sehingga akan menambah banyak pengangguran akibat kurang memiliki kemampuan yang memadai sehingga hanya bisa bekerja pada bidang yang kurang memadai dan tanpa kontrak yang membuat kondisi psikis remaja terganggu. Hal ini terjadi terutama pada laki-laki yang menjadi tulang punggung keluarganya. Sehingga angka pengangguran di negara Indonesia menjadi meningkat.

5. Timbulnya Penyakit Berbahaya

Seorang anak terutama wanita yang menikah di usia dini akan memiliki resiko lebih besar untuk terserang penyakit berbahaya. Adapun penyakitnya adalah HIV daan juga Kanker Leher Rahim. Hal tersebut terjadi karena kondisi fisik tubuh anak belum matang dan masa pubertasnya belum sempurna. Dimana kondisi vagina dan juga sel sel rahimnya belum matang benar-benar sehingga tidak kuat dan mudah terluka kemudian menimbulkan kedua penyakit tersebut.

 

Usia Ideal Yang Baik Untuk Menikah

Usia Ideal Untuk Menikah Menurut BKKBN

Saat ini BKKBN telah memberikan rekomendasi usia pernikahan ideal adalah 20 hingga 21 untuk perempuan dan 21 hingga 25 tahun untuk laki-laki. Reomendasi dari BKKBN tersebut bertujuan agar pasangan yang akan menikah sudah memiliki kesiapan yang matang dan agar terciptanya keluarga yang berkualitas. Karena melihat dampak yang ditimbulkan dari penikahan di bawah usia ideal atau dini membuat pemerintahan harus melakukan tindakan pencegahan. Dampak yang paling di khawatirkan adalah semakin bertambah banyaknya jumlah penuduk di wilayah Indonesia yang akan menimbulkan berbagai macam dampak buruk juga. Adapun pencegahannya adalah dengan menerapkan program keluarga berencana yang di selenggarakan oleh BKKBN.

Program Keluarga Berencana tersebut akan mudah di laksanakan jika suatu pasangan menikah pada usia ideal. Karena pemikirannya yang sudah dewasa sehingga bisa merencanakan dan mendiskusikan dengan baik pada pasangannya tentang urusan rumah tangganya dalam menjalankan program keluarga beencana. Terutama adalah tentang rencana untuk memiliki anak, mereka akan lebih bisa memperhitungkan dengan kondisi keluarganya. Sehingga nantinya kebutuhan anak akan terpenuhi dan akan tercapai kesejahteraan dalam keluarga. Hal tersebut juga akan mengurangi jumlah angka kelahiran anak dan terkendalinya laju pertumbuhan penduduk di wilayah Indonesia.

Saat ini pemerintahan sedang melakukan penyuluhan tentang Program Keluarga Berencana tersebut ke seluruh wilayah Indonesia terutama wilayah-wilayah terpencil.

Baca Juga : Hal Penting Wajib Diketahui Tentang Keluarga Berencana

Kesimpulan :

Kesimpulannya adalah jika ingin menikah, maka menikahlah di usia yang ideal sesuai rekomendasi dari pemerintahan yaitu BKKBN. Terapkan juga Program Keluarga Berencana agar terciptanya kesejahteraan dan keharmosian dalam keluarga. Ketahuilah hal-hal penting dari Program Keluarga Berencana agar dapat menjalankanny dengan baik dan benar. Dengan begitu anda secara otomatis berperan aktif dan membantu pemerintahan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Selain itu juga akan mengurangi jumlah pengangguran yang ada di  negara Indonesia.

Menjaga Keutuhan Keluarga

menjaga-keutuhan-keluarga
menjaga-keutuhan-keluarga

Menjaga Keutuhan keluarga adalah yang utama karena dalam berkeluarga bukan hanya membuat sebuah hubungan. Dalam keluarga pasti diwarnai dengan tangis dan tawa tetapi di dalamnya ada cinta yang menyatukan. Membangun keluarga juga seperti membangun rumah yang membutuhkan pondasi yang kuat. Karena keluarga diibaratkan sebagai tempat untuk berlindung dan tempat untuk berteduh.

Hal Yang Harus Dilakukan Dalam Keluarga

menjaga-keutuhan-keluarga
menjaga-keutuhan-keluarga

Untuk menjaga agar hubungan antar keluarga terjalin secara harmonis maka anda juga harus memahami manfaat dari hal – hal berikut.

  1. Saling Membantu

Sebagai anggota dari keluarga yang pasti kita harus saling membantu satu dengan lainnya. Sebagai manusia memang harus saling membantu, tetapi di dalam keluarga kita akan berkorban lebih untuk kebahagiaan bersama.

 

  1. Saling Menerima

Apapun keadaan kita keluarga pasti akan menerimanya. Keluarga adalah orang yang paling peduli terhadap kita. Semua kekurangan kita pasti akan diterima. Jika kita melakukan sebuah kesalahan, keluargalah yang paling sering menasehati dan menegur diri kita.

 

  1. Tempat Yang Paling Nyaman

Keluarga adalah tempat ternyaman untuk berkumpul. Yang paling dirindukan saat kita sedang kesepian atau sendiri adalah keluarga.

 

  1. Tempat Berbagi Cerita

Keluarga merupakan tempat berbagi cerita yang paling efektif. Yang paling menyemangati kita dalam keadaan apapun adalah keluarga. Keluarga juga yang paling sering mendoakan untuk kebaikan diri kita. Maka dari itu sebelum melakukan apapun mintalah restu dari keluarga terutama kedua orang tua.

 

  1. Saling Menguatkan

Ketika kita tertimpa musibah atau sedang mengalami kesusahan keluargalah yang akan menguatkan diri kita untuk bangkit. Bukan hanya menguatkan saja tetapi keluarga juga memberikan dukungan penuh dengan memberikan sebuah pertolongan baik materi maupun hal yang lainnya.

Penyebab Perpecahan Dalam Keluarga

menjaga-keutuhan-keluarga
menjaga-keutuhan-keluarga
  1. Perbedaan Prinsip

Setiap orang pasti mempunyai prinsip dan tujuan hidup masing – masing. Menyatukan dua hati yang mempunya perbedaan prinsip mungkin membutuhkan waktu. Sebaiknya atur kembali prinsip bersama. Apapun harus didiskusikan secara bersama agar tidak terjadi permasalahan yang berujung pada pertengkaran atau perpecahan hanya karena perbedaan prinsip. Yang terpenting adalah saling memahami dan menerima.

 

  1. Saling Curiga

Jangan terlalu mencurigai pasangan. Bisa jadi kecurigaan anda salah sehingga dapat menyakiti hati pasangan anda. Padahal pasangan anda jujur sesuai dengan kenyataan. Tapi karena anda terlalu curiga menyebabakan pasangan anda menjadi tidak nyaman. Mulailah untuk membangun rasa saling percaya dan doakan yang terbaik untuk keluarga agar tetap harmonis.

 

  1. Kurang Perhatian

Saling perhatian itu penting sehingga rasa sayang terhadap anggota keluarga semakin bertambah. Jangan sepelekan ya, dengan memahami peranan masing – masing dalam keluarga serta saling perhatian itu merupakan salah satu kunci untuk menjaga hubungan dalam keluarga.

 

  1. Perselingkuhan

Jangan mengecewakan pasangan dengan melakukan perbuatan yang membuat keluarga anda terpecah. Ingat janji yang telah diucapkan ketika ingin membangun keluarga. Ingatlah suka duka perjalanan yang telah dilewati bersama. Usahakan untuk saling terbuka satu sama lain dan jangan sekali – kali melakukan perbuatan yang menjadi penyebab perpecahan.

 

  1. Egois

Karena di dalam keluarga kita melakukan apapun secara bersama -sama, maka sebelum membuat keputusan harus berdiskusi. Jangan pernah mementingkan diri sendiri. Pikirkan matang – matang dan diskusikan bersama.

 

  1. Kurang Berkomunikasi

Komunkasi merupakan hal yang penting. Komunikasi merupakan penyambung hubungan agar tidak terputus.

 

  1. Faktor Ekonomi

Ketika ekonominya kurang mapan sedangkan kebutuhan hidup meningkat, apalagi ketika mempunyai banyak anak yang harus dibiayai sekolahnya, kebutuhannya, dll. Terkadang faktor ini juga menjadi penyebab perpecahan. Yang terpenting adalah saling berusah untuk membantu dan bangkit dari sebuah keterpurukan. Jangan terlalu menyalahakan keadaan yang terpenting adalah berusaha untuk memperbaiki ekonomi anda. Ketika berusaha pasti akan ada jalannya.

 

 

Hal Penting Wajib Diketahui Tentang Keluarga Berencana

Hal Penting Wajib Diketahui Tentang Keluarga Berencana

Keluarga berencana atau disingkat KB merupakan suatu program yang diterapkan oleh pemerintah guna membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera. Caranya dengan menggunakan alat kontrasepsi yang berstandar nasional dan aman untuk mencegah kelahiran anak. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mengerti pentingnya KB dan cara menerapkannya dengan baik.

Untuk merapkan program KB yang baik dan benar, sebaiknya anda mengetahui lebih banyak dulu hal-hal penting tentang KB. Adapun hal penting tersebut mulai dari pengertian, tujuan, manfaat, hingga alasan dan hal lainnya. Berikut ini penjelasan mengenaik hal penting dalam KB.

 

Pengertian Keluarga Berencana (KB)

Keluarga berencana (KB) merupakan program yang diterapkan pemerintah guna menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk dengan cara mengurangi jumlah angka kelahiran anak. Program ini diselenggarakan oleh suatu badan pemerintahan yang bernama BKKBN. BKKBN adalah Lembaga Pemerintahan Nonkementrian yang berada di bawah tanggung jawab presiden melalui Mentri Kesehatan.

 

Tujuan Penerapan Keluarga Berencana (KB)

Tujuan KB sendiri dibagi menjadi dua yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Adapun penjelasannya sebagai berikut :

A. Umum

Tujuan umum KB adalah mensejahterakan masyarakat dengan cara mengendalikan angka kelahiran anak. Kemudian agar terwujudnya NKKBS (Normal Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) dan terkendalinya pertambahan penduduk dengan baik.

B. Khusus

Program KB ini memiliki tujuan khusus yaitu :

  1. Meningkatkan jumlah penduduk untuk menggunakan alat kontrasepsi.
  2. Membatasi kelahiran untuk meningkatkan kesehatan keluarga.
  3. Mengatur kehamilan yang diinginkan.
  4. Menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan anak.
  5. Menjaga Kesehatan ibu dan anak.
  6. Mendorong partisiasi pria dalam keluarga berencana.
  7. Mempromosikan menyusui bayi secara eklusif untuk memberikan jarak kehamilan.

 

Baca Juga : Hal Penting Yang Harus Diketahui Ibu Menyusui

 

Manfaat Menerapkan Program KB

Program KB memiliki manfaat baik tidak hanya untuk seorang ibu tapi juga untuk anak, ayah dan seluruh keluarga. Berikut penjelasan manfaat KB :

A. Ibu

  1. Memperbaiki kesehatan ibu agar tidak mengalami kehamilan terlalu sering dalam jangka waktu yang pendek.
  2. Memiliki waktu banyak untuk mengasuh anak.
  3. Memperkecil resiko terkena kanker rahim dan serviks.
  4. Menghindari kehamilan yang tidak diharapkan.
  5. Mencegah penyakit menular.

B.  Anak

  1. Anak akan lahir dengan sehat.
  2. Setelah lahir anak akan mendapatkan perhatian penuh dan segala kebutuhan hidupnya terepnuhi.
  3. Tumbuh kembang anak menjadi optimal.
  4. Meningkatkan perkembangan mental dan sifat sosial anak.
  5. Mendapatkan pengajaran dari orang tua lebih banyak.
  6. Perencanaan pendidikan anak menjadi lebih baik.

C.  Ayah

  1. Kesehatan dan kesejahteraan tubuh fisik menjadi meningkat.
  2. Kondisi mental dan sikap sosial menjadi lebih baik dengan banyak menghabiskan waktu luangnya untuk keluarga.
  3. Jumlah tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarga menjadi berkurang.

D. Seluruh Keluarga

  1. Mebuat kesehatan fisik, mental dan sifat sosial meningkat setiap anggota keluarga.
  2. Setiap anggota keluarga memiliki kesempatan lebih banyak untuk memproleh pendidikan yang baik.

 

Alasan Diterapkannya Program KB

 

Kondisi negara Indonesia yang memiliki kepadatan penduduk cukup tinggi menimbulkan banyak masalah pada kesejahteraan masyarakat. Masalah nya mulai dari pengangguran, kejahatan, hingga kriminalitas. Hal ini disebabkan karena ketidakseimbangan antara jumlah kebutuhan penduduk dengan jumlah penduduk. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintahan harus mengendalikan laju pertumbahan penduduk. Cara yang dilakukan pemerintahan adalah dengan menerapkan program keluarga berencana.

 

Jenis Alat Untuk KB

Alat Untuk Program KB

Adapun jenis alat untuk menerapkan program KB adalah sebagai berikut :

1. Pil Keluarga Berencana (KB)

Pil KB adalah obat yang dapat mencegah kehamilan. Obat ini dipercaya dapat mencegah kehamilan hingga 99%. Mengkonsumsi Pil KB merupakan cara KB yang hanya efektif untuk sementara waktu. Yang perlu anda ketahui dan ingat adalah bahwa pil KB ini tidak boleh dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui. Anda harus hentikan konsumsi pil KB 6 bulan sebelum menyusui.

2. Suntik KB

Suntik Kb merupakan salah satu cara mencegah kehamilan dengan menyuntikan suatu hormonon. Cara ini dilakukan rutin selama sebulan atau dua bulan sekali. Suntik Kb merupakan cara yang praktis, efektif, dan aman untuk dilakukan. Selain itu memiliki tingkat keberhasilan mencegah kehamilan sebesar 99%.

3. KB Implan (KB Susuk)

KB implant (KB susuk) merupakan cara KB dengan menyusupkan sebuah implant kecil di bawah kulit bagian dalam lengan atas. Alat ini berbentuk  tabung kecil mirip seperti sebatang korek api. Di dalam implan tersebut mengandung hormon progestin yang dapat mencegah kehamilan selama 3 atau 5 tahun, tergantung jenisnya.

4. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

AKDR atau yang sering disebut IUD (Intra Uterine Device) merupakan cara KB terbaik untuk diterapkan pada wanita. Alat KB ini terbuat dari plastik atau logam yang dimasukan ke dalam uterus melalui kenalis sevikalis. Berfungsi untuk mencegah terjadinya pembuahan. Caranya dengan mengubah transportasi tuba dalam rahum sehingga mempengaruhi sperma dan sel telur.

Cara ini sangat baik dan efektif untuk diterapkan, karena tidak memiliki efek samping pada tubuh. Ibu menyusui juga dapat menggunakan alat ini, karena tidak mempengaruhi kelancara ASI ataupun kada ASI. Jika ingin menggunakan cara ini, anda wajib melakukan pemeriksaan terlebih dulu ke dokter agar mengetahui jenis AKDR yang cocok untuk anda.

 

Efek Samping Dari Beberapa Cara KB

Efek Samping Dari KB

Ada beberapa cara KB yang memiliki efek samping pada tubuh yaitu mengkonsumsi pil KB, melakukan suntik KB, dan menggunakan Kb implant atau Kb susuk. Adapun efek sampingnya adalah sebagi berikut :

1. Sakit Kepala dan Rasa Tidak Enak Pada Bagian Dada

Sakit kepala dan nyeri pada dada biasa muncul pada saat anda masih awal dan tubuh anda belum terbiasa menerimanya. Oleh sebab itu jika hal ini berlangsung secara berkelanjutan, maka segeralah untuk menggantik merk pil KB lain atau mengganti cara KBnya.

2. Mual

Tubuh yang belum terbiasa menerima pil KB biasanya akan merasa mual sewaktu mengkonsumsinya. Untuk mencegah hal ini, anda bisa mengkonsumsinya bersamaan dengan makanan.

3. Berat Badan Meningkat

Ada beberapa wanita yang mengalami penambahan berat badan setelah mengkonsumsi pil KB. Akan tetaapi hal ini tidak dialami oleh semua wanita. Umunya berat badan akan kembali normal setelah berhenti menggunakan cara Kb  tersebut.

4. Pendarahan Di Luar Masa Datang Bulan

Cara KB dengan mengkonsumsi pil Kb bisa menimbulkan pendarahan yang terjadi tanpa diduga di luar masa haid. Untuk mencegah hal ini terjadi, anda sebaiknya mengkonsumsi pil KB pada waktu yang sama setiap harinya. Jika mengalami suatu maslah yang membuat taku dan tidak nyaman sebaiknya langsung konsultasi ke dokter.

5. Suasana Hati Tidak Nyaman

Cara Kb yang hormonal dapat menganggu hormon pada tubuh yang membuat suasana hati sering berubah secara tiba-tiba. Hal ini sering terjadi saat anda mengalami datang bulan. Jika merasa tidak nyaman dengan hal ini, sebaiknya anda mengganti cara KB anda dengan cara lain.

 

Berikut itu adalah hal penting yang sebaiknya diketahui oleh semua keluarga yang ingin menerapkan program keluarga berencana. Lakukan lah dengan baik dan benar agar segala tujuan program tersebut terwujud dengan baik dan anda mendapatkan manfaat yang baik juga. Yang paling penting sebelum menerapkan program ini adalah melakukan diskusi dan rencana yang baik dengan keluarga terutama pasangan.

Perencanaan Dalam Membangun Keluarga

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

Membangun keluarga tentu bukan merupakan sebuah hal yang mudah. Tentu saja kita juga butuh banyak persiapan yang matang. Menyatukan dua hati dengan kepribadian yang berbeda dan dari asal yang berbeda tentu membutuhkan waktu dan proses untuk beradaptasi dan saling mengetahui kelebihan dan kekurangan masing – masing. Yang terpenting adalah menghargai perbedaan dan saling mendukung agar hidup terasa bahagia.

Membangun Keluarga Yang Sehat dan Harmonis

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

Setiap orang pasti ingin keluarganya sehat baik secara jasmani maupun rohani. Dengan keluarga yang sehat tentu akan terasa tenang dan damai. Banyak hal menyenangkan yang bisa dilakukan ketika semua anggota keluarga dalam keadaan sehat. Untuk menjaga agar keluarga tetap harmonis dan sehat secara jasmani maupun rohaninya, sebaiknya lakukan hal –  hal berikut.

  1. Menerapkan Ajaran Agama

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

 

Setiap agama pasti memiliki aturan tentang bagaimana cara membangun sebuah keluarga. Membangun keluarga diibaratkan seperti membangun rumah yang membutuhkan pondasi, dan pondasi dalam sebuah keluarga adalah agama. Setiap anggota keluarga harus mengerti aturan hidup seperti yang diajarkan oleh agamanya.

 

Sebab di dalam rumah tangga pasti ada yang namanya ujian, godaan, dan perbedaan pendapat yang dapat berujung pada pertikaian bahkan hingga perceraian. Yang perlu diketahui yaitu bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya.

 

  1. Pola Makan Sehat

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

 

Menerapakan pola makan yang sehat dalam sebuah keluarga sangat penting untuk memastikan agar kesehatan setiap anggota keluarga terjaga dengan baik. Pola makan yang sehat dimulai dari makan secara teratur, menyiapkan menu makanan yang bergizi dll. Makanan bergizi mengandung vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

 

  1. Berolahraga

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

Olahraga merupakan kegiatan yang memiliki banyak menfaat bagi kesehatan. Dengan melakukan olahraga secara teratur dapat meningkatkan ksehatan tubuh, mengurangi stress, meningkatkan rasa percaya diri, dan berolahraga juga menyenangkan. Olahraga dapat dilakukan bersama – sama seperti berenang, jogging, dan bersepeda. Selain menyehatkan berolahraga juga dapat mempererat hubungan dengan keluarga.

 

  1. Liburan Bersama

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

Dengan berlibur akan menambah  keakraban antar anggota keluarga. Misalnya di hari – hari biasa anak jarang bertemu dengan ayahnya karena sibuk bekerja dari pagi sampai sore. Dengan berlibur bersama semua anggota keluarga dapat mencurahkan rasa rindunya dengan main bersama, bersanttai bersama, dan berbagi cerita.

 

  1. Saling Menghargai

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

Sikap saling menghargai akan meningkatan rasa nyaman ketika berkumpul bersama. Dengan rasa saling menghargai maka hubungan antar anggota keluarga juga semakin erat.

 

Keluarga Berencana

Sebagian besar orang selalu beranggapan bahwa KB selalu membahas hal – hal yang berkaitan  dengan alat reproduksi atau alat pencegahan kehamilan/kontrasepsi. Padahal yang dimaksud dengan KB adalah membangun perencanaan dalam sebuah keluarga untuk masa depan yang lebih baik.

Merencanakan sesuatu memang sangat dibutuhkan dalam sebuah keluarga agar hidupnya menjadi lebih terarah. Salah satu perencanaan yang penting adalah perencanaan keuangan.  Ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam perencanaan keuangan, yaitu seperti berikut,

  1. Menyisihkan Untuk Modal

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

Diriwayatkan oleh Ibrahim Al Harbi dalam Ghorib Al Hadits dari hadits Nu’aim bin ‘Abdurrahman, bahwa “Sembilan dari sepuluh pintu rejeki ada dalam perdagangan”

Pedagang yang harus menyisihkan pendapatannya untuk modal berjualan kembali. Hal ini bukan hanya berlaku pada pedagang saja tetapi ini berlaku bagi semua orang yang mempunyai penghasilan misalnya karyawan yang gajinya bulanan juga lebih baik jika menyisihkan sebagian dari gajinya untuk modal dan membuat usaha agar pendapatannya semakin bertambah.

 

  1. Menabung

 

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

“Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu”(H.R Bukhari)

Saat awal menabung mungkin anda akan merasa bahwa pendapatan menjadi berkurang. Tetapi tanpa disadari lama – kelamaan uang anda akan terkumpul banyak. Ketika tiba – tiba ada kebutuhan mendesak misalnya sakit, bayar sekolah, dll, anda sudah memiliki simpanan.

 

  1. Jangan Boros

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

 

“Dan orang – orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih – lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah – tengah antara yang demikian.” ( QS. Al – Furqan : 67)

Perilaku boros atau konsumtif akan menimbulkan kerugian.  Hindari membeli sesuatu yang tidak diperlukan dan belilah sagala kebutuhan sesuai dengan apa yang diperlukan, tidak berlebihan dan tidak kurang.

 

  1. Sedekah

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

 

Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian. (Al – Wasail 6 : 255, hadis ke 11)

Bersedekah merupakan cara untuk mensucikan harta. Karena sebagian dari rezeki yang kita terima, di dalamnya ada hak orang lain. Oleh karena itu sisihkan sebagian dari pendapatan yang kita terima setiap bulannya untuk diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

 

  1. Hindari Berhutang

perencanaan-dalam-membangun-keluarga
perencanaan-dalam-membangun-keluarga

 

“Barangsiapa mengambil (berutang) harta manusia manusia dan ia ingin melunasinya, niscaya Allah akan melunaskan hutangnya. Dan barangsiapa mengambil (berutang) dengan keinginan untuk merugikannya (tidak membayar), niscaya Allah akan benar – benar membinasakannya.” (Hadits riwayat Al – Bukhari, lihat Fathul Bari, 5/54.)

Kebutuhan hidup memang sangat banyak. Namun dianjurkan untuk tidak berhutang jika tidak dalam keadaan mendesak. Jika terlanjur berhutang wajib untuk untuk melunasinya.

Perencanaan dalam sebuah keluarga memanglah penting. Bagaimana kehidupan anda kedepannya akan lebih baik jika segala sesuatunya direncanakan dengan baik. Mungkin anda bisa merencanakanya dari sebelum menikah dan membuat rencana yang baru ketika sudah menikah. Karena ketika sudah menikah segala sesuatunya harus direncanakan secara bersama – sama. Sehingga tidak menimbulkan sikap egois yang menyebabkan perpecahan dalam rumah tangga.

 

 

 

 

 

 

 

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!